Langsung ke konten utama

Indeks Desa Bangka Jong dan Wae Ri'i
Hasilkan Status Desa Mandiri


Wae Ri'i – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) bersama Pemerintah Desa Bangka Jong dan Wae Ri'i, Kecamatan Wae Ri'i melaksanakan kegiatan pendataan Indeks Desa (ID) bertempat di Wae Ri'i. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemutakhiran data pembangunan desa untuk mengukur tingkat kemajuan dan kemandirian desa berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Kegiata pendataan ID ke dua desa ini dilaksanakan di balai desa Wae Rii hari Selasa 07 Juli 2026, langsung didampingi oleh Tim TPP, yaitu TAPM, PD dan PLD.

Pendataan ID merupakan instrumen penting dalam mengukur tingkat kemajuan dan kemandirian desa berdasarkan berbagai aspek pembangunan, seperti pelayanan dasar, kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, serta tata kelola pemerintahan desa. Pendataan dilakukan secara kolaboratif Pemerintah Desa di kedua desa tersebut bersama TPP. Sinergi tersebut bertujuan memastikan seluruh data yang dihimpun sesuai dengan kondisi riil di lapangan, sehingga hasil penilaian dapat menggambarkan capaian pembangunan desa secara objektif dan akurat.

Melalui proses pendataan dan verifikasi berbagai indikator, diperoleh hasil yang membanggakan. Baik Desa Bangka Jong maupun Desa Wae Ri'i berhasil meningkatkan statusnya dari Desa Maju menjadi Desa Mandiri. Capaian ini mencerminkan keberhasilan pembangunan desa yang terus mengalami peningkatan, baik dari aspek tata kelola pemerintahan, pelayanan dasar, pembangunan sosial, ekonomi, maupun pemberdayaan masyarakat.

Keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja sama yang erat antara Pemerintah Desa, masyarakat, TPP, serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini berkomitmen mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan.

Status Desa Mandiri menjadi tonggak penting bagi kedua desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, serta mengembangkan potensi lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Desa Bangka Jong dan Desa Wae Ri'i diharapkan mampu mempertahankan status Desa Mandiri melalui inovasi, partisipasi masyarakat, serta kolaborasi yang berkelanjutan dalam mewujudkan desa yang maju, tangguh, dan sejahtera.

Artikel Reportase oleh:

Adrian JO

Wae Rii, 10 Juli 2026


Komentar

Postingan populer dari blog ini

𝐒𝐄𝐑𝐓𝐈𝐅𝐈𝐊𝐀𝐓 𝐁𝐀𝐃𝐀𝐍 𝐇𝐔𝐊𝐔𝐌 𝐁𝐔𝐌 𝐃𝐄𝐒𝐀

Peran Tenaga Pendamping Kementerian Desa PDTT dalam Memfasilitasi Revitalisasi BUM Desa Tenaga Pendamping Profesional (TPP), termasuk Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD), memiliki peran strategis dalam mendampingi pemerintah desa agar BUM Desa menjadi lembaga usaha yang profesional dan berbadan hukum. Peran tersebut meliputi : 1. Memfasilitasi sosialisasi kebijakan dan regulasi tentang BUM Desa kepada pemerintah desa dan masyarakat. 2. Mendampingi proses revitalisasi kelembagaan BUM Desa, mulai dari evaluasi kondisi, penyusunan kembali struktur organisasi, hingga penataan unit usaha. 3. Memfasilitasi penyusunan atau penyempurnaan AD/ART, Peraturan Desa, dan dokumen pendukung lainnya. 4. Mendampingi proses musyawarah desa untuk pembentukan atau revitalisasi BUM Desa. 5. Membantu penginputan data dan pendaftaran BUM Desa melalui Sistem Informasi Desa hingga memperoleh sertifikat badan hukum. 6. Mendampingi pengembangan usaha, tata kelola keuangan, administras...

MENJAWAB TANTANGAN ZAMAN BUM DESA DIDORONG BERINOVASI DI ERA DISRUPSI

  Artikel Reportase MENJAWAB TANTANGAN ZAMAN BUM DESA DIDORONG BERINOVASI  DI ERA DISRUPSI Perubahan tidak lagi berjalan perlahan. Perkembangan teknologi, transformasi digital, hingga dinamika ekonomi global telah mengubah cara masyarakat berproduksi, bertransaksi, dan membangun usaha. Di tengah perubahan yang begitu cepat, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dituntut untuk tidak sekadar bertahan, tetapi mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Semangat itulah yang menjadi benang merah dalam Webinar Nasional yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Jumat, 24 Juli 2026. Mengusung tema: "Penguatan Inovasi dan Kolaborasi BUM Desa di Era Disrupsi".  Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, praktisi, dan sektor perbankan dalam satu ruang diskusi untuk membangun masa depan ekonomi desa yang lebih tangguh. Peserta men...

GELIAT USAHA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DAN AYAM PEDAGING BUM DES PELITA HARAPAN

  GELIAT USAHA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DAN  AYAM PEDAGING BUM DES PELITA HARAPAN (artikel reportase monitoring) Desa Kakor, Kecamatan Ruteng – Tanggal 24 juni 2025, Pemerintah Desa Kakor bersama pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pelita Harapan dan Tenaga Pendaping Profesioan (TPP) melaksanakan kegiatan monitoring terhadap usaha budidaya ikan air tawar (nila dan lele) dan ayam pedaging yang menjadi unit usaha produktif BUMDes. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan usaha, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan budidaya ikan agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa. Usaha Budidaya ikan air tawar dan ayam pedaging ini merupakan implementasi dari program ketahanan pangan tahun 2025 yang didukung dengan Dana Desa Tahun 2025 senilai Rp. 161.292.000.  Monitoring dilakukan dengan meninjau langsung kolam budidaya ikan air tawar dan ayam pedaging, mengamati kondisi pertumbuhan ikan, kual...